Kamis, 14 Februari 2013

Cara Menghemat Baterai


Sorry ya admin jarang online karena lagi sibuk and ga ada koneksi,,,  HEHEHE,...

Cara menghemat baterai pada ponsel AndroidPunya ponsel berbasis Android memang menyenangkan, terlebih jika anda adalah seorang yang suka bereksperimen dengan gadget dan dunia teknologi. Keasyikan bermain game dengan ponsel Android juga membuat waktu terasa begitu cepat berlalu karena waktu anda hanya diisi dengan kegiatan yang menyenangkan.
Namun, perlu diketahui juga, semakin banyak aplikasi yang anda install pada Android juga akan berpengaruh pada daya tahan baterai. Saat asyik bermain Android, anda mungkin baru menyadari kalau kondisi baterai sudah lemah dan harus dilakukan charger ulang.
Bukan masalah jika pada saat tersebut sedang membawa charger, tetapi bagaimana jika hal tersebut terjadi ketika sedang di perjalanan atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk charger baterai?
Masalah tersebut bisa sedikit teratasi dengan cara melakukan penghematan baterai ponsel Android. Lalu, bagaimana cara menghemat baterai dari ponsel Android? Berikut kami berikan penjelasannya.
Test Keampuhan Baterai Pada Ponsel Android
Coba lakukan test berapa lama baterai bisa bertahan pada ponsel Android. Kemudian, coba analisa apakah dengan melakukan sedikit konfigurasi bisa lebih menghemat baterai atau malah akan membuat keadaan menjadi lebih buruk. Sebagai contoh, untuk menghemat baterai bisa dilakukan dengan menonaktifkan beberapa aplikasi, tetapi jangan sampai aplikasi yang anda matikan pada dasarnya memang harus  ada pada Android. Alih-alih menghemat baterai malah Android anda harus direstart ulang untuk menggunakannya kembali.
Kemampuan baterai pada Android
Untuk melihat kondisi baterai, pergi ke bagian Settings, kemudian Pilih About lanjutkan dengan memilih Battery use. Disitu terlihat aplikasi dan device apa saja yang paling banyak memakan energi. Coba cermati, apakah device atau aplikasi yang anda gunakan tersebut memang dibutuhkan atau tidak. Jika memang tidak dibutuhkan, menonaktifkannya adalah hal yang wajib dilakukan untuk penghematan battery.
Minimalkan Konfigurasi Display Android
Tidak perlu dipungkiri lagi, salah satu device yang paling banyak memakan baterai adalah layar/display. Untuk lebih menghemat baterai, coba setting agar Display seredup mungkin sampai batas mata anda masih bisa melihat dengan jelas Display tersebut. Jangan terlalu gelap karena hal tersebut malah membuat mata anda menjadi sakit. Penghematan baterai memang penting, tetapi kesehatan mata masih jauh lebih penting dari baterai.
Menghemat baterai dengan mengatur brightness Android

Untuk menkonfigurasikan layar agar lebih redup, pergi ke Settings, pilih Display dan pilih Brightness. Atur sesuai dengan kebutuhan anda. Jika memang tidak diperlukan, fungsi Auto-rotate screen juga bisa anda nonaktifkan. Untuk animasi, sesuaikan dengan kebutuhan karena tidak begitu berpengaruh pada baterai. Satu hal lagi, pada bagian Screen timeout, pilih waktu seminimal mungkin. Semakin minim waktu  maka baterai akan semakin hemat.
Minimalkan Waktu Pada Screen Time Out
Secara default, jika ponsel Android tidak digunakan maka dalam jangka waktu tertentu layar gadget/ponsel akan mati. Pemilik Androi bisa memilih sendiri berapa lama jeda waktu sebelum dimatikan. Atur waktu idle sesingkat mungkin sehingga lebih hemat baterai . Caranya, buka Settings, Display dan pilih Screen Time Out kemudian lanjutkan dengan memilih 1 menit (Waktu tercepat pada ponsel Android).
Screen Time Out Pada Android
Nonaktifkan Wi-Fi
Pada Dell Streak 7, ada dua pilihan koneksi ke luar yaitu menggunakan WiFi dan menggunakan SIM Card. Jika anda menggunakan SIM Card sebagai koneksi utama, menonaktifkan baterai adalah pilihan yang baik dan tentunya akan lebih menghemat baterai. Caranya, pergi ke Settings, Wireless and Networks kemudian nonaktifkan Wi-Fi.
Nonaktifkan bluetooth dan wireless untuk menghemat baterai
Nonaktifkan Bluetooth
Sama seperti Wi-Fi, nonaktifkan Bluetooth untuk lebih menghemat baterai.
Nonaktifkan Apps Yang Melakukan Sinkronisasi Otomatis
Beberapa aplikasi Android membutuhkan sinkonisasi otomatis untuk mengupdate data anda. Aplikasi itu akan melakukan sinkronisasi yang terus menerus dengan waktu yang sudah terjadwal. Setiap melakukan sinkronisasi, aplikasi akan melakukan proses tertentu yang tentunya akan memakan energi baterai. Jika memang tidak begitu penting, matikan sinkronisasi tersebut dan anda bisa melakukannya secara manual. Atau anda tetap menonatifkannya tetapi dengan frekuensi waktu yang lebih lama.
Menonaktifkan Sinkronisasi Location pada Android
Beberapa aplikasi yang biasa menggunakan metode ini adalah eMail Client (Kecuali GMail karena sudah menggunakan teknologi Server Push yang akan mengirimkan pesan ke Mail Client ketika ada pesan baru di server), Twitter Client dan sebagian besar aplikasi Social Networks.
Nonaktifkan Fitur Sinkronisasi GPS

Fitur sinkronisasi GPS juga menjadi salah satu aplikasi yang memakan banyak energi baterai karena ponsel secara terus menerus melakukan sinkronisasi dengan satelit GPS. Sinkronisasi ini dimaksudkan untuk mengupdate koordinat terakhir untuk menentukan di mana letak anda saat itu.
Synchronize Maps on Android Gadgets
Jika memang tidak dibutuhkn, matikan semua fungsi GPS dengan cara masuk ke bagian Settings, Location & Security dan pada My Location nonaktifkan Use Wireless Metworks & Use GPS Satellites. Beberapa layanan “social network website” seperti Twitter, FourSquare atau Koprol menggunakan fungsi ini untuk menfasilitasi pengguna mereka. Matikan fitur pada layanan tersebut untuk lebih menghemat baterai.
Gunakan Task Manager Untuk Melihat Aplikasi Yang Berjalan
Sama seperti Windows, Android juga memiliki Task Manager, tempat di mana anda bisa melihat aplikasi apa yang sedang berjalan. Banyak aplikasi Android yang berjalan di background (Tidak terlihat) padahal user sendiri tidak tidak pernah menggunakan aplikasi tersebut. Pilihan terbaik, nonaktifkan aplikasi tersebut dan/atau kalau perlu uninstall/buang dari gadget anda.
Matikan Aplikasi Menggunakan Task Killer
Jika tidak digunakan, jangan ragu untuk menonaktifkan aplikasi yang sedang berjalan. Agar lebih mudah, gunakan aplikasi gratis semacam Advanced Task Killer atau aplikasi lain yang sejenis.
Advanced Task Killer Android
Buang Aplikasi Yang Tidak Berguna
Hampir semua pengguna Android (Terutama pada awal pemakaian) tergila-gila untuk mencoba semua aplikasi yang ada di Android Market padahal sebenarnya belum tahu apa fungsi dan manfaat dari aplikasi tersebut. Semakin banyak aplikasi yang diinstall membuat kapasitas penyimpanan data semakin kecil dan tentunya butuh lebih banyak konsumsi daya. Ujung-ujungnya akan membuat baterai semakin boros.
Easy Uninstaller Android
Untuk mengatasi hal itu, ada baiknya buang/uninstall semua aplikasi yang tidak pernah anda gunakan. Gunakan aplikasi Easy Uninstaller atau aplikasi yang sejenis untuk menguninstall aplikasi tersebut.
Nonaktifkan Widget Home Page Yang Tidak Dibutuhkan
Banyak dari widget pada Home yang jarang (Atau bahkan tidak pernahi) digunakan tetapi masih terpampang di depan. Meskipun efeknya kecil, widget ini akan menambah beban baterai dari ponsel Android. Nonaktifkan semua widget yang tidak pernah anda gunakan.
Nonaktifkan Animasi Wallpaper
Dengan animasi, wallpaper ponsel Android akan terlihat lebih cantik dan menarik. Anda tidak akan bosan karena gambar akan bergerak kesana kemari seperti screen saver pada PC atau notebook. Efeknya, sama seperti “task” yang lain, membuat baterai lebih boros tenaga.
Atur Ponsel Hanya Menggunakan Jaringan 2G
Secara default, Android akan memilih jaringan 3G sebagai jalur komunikasi utama. Teknologi 3G akan memperceat proses transfer data baik dari maupun ke ponsel Android. Secara teori, teknologi 3G butuh lebih banyak konsumsi daya jika dibandingkan dengan 2G. Oleh karena itu, jika memang tidak diperlukan ada baiknya anda hanya menggunakan teknologi 2G untuk sementara waktu, demi menghemat baterai agar bertahan lebih lama.
Jaringan GSM pada Gadget Android
Caranya, buka Settings, Wireless & Networks, Mobile Networks dan terakhir Network Mode. Pada bagian tersebut pilih GSM Only agar ponsel hanya bekerja dengan sinyal GSM tanpa menggunakan sinyal 3G atau WCDMA.
Gunakan Power Control Widgets
Widget ini akan membantu pengguna Android lebih cepat mengatur konsumsi daya dari Wireless, Bluetooth, GPS maupun layar Android. Semakin cepat proses pengaturan berefek pada penghematan baterai ponsel Android.
Power Control Widget pada Android
Catatan Penting
Trik ini sudah saya uji cobakan pada Dell Streak 7 dengan OS Android Froyo 2.2 dan berjalan dengan baik. Baterai bisa bertahan lebih lama dari sebelumnya. Selain cara-cara di atas, masih banyak lagi trik yang bisa digunakan agar ponsel Android lebih hemat energi. Penting untuk diingat, gunakan trik ini secara bijak. Jangan karena ingin menghemat baterai keasyikan anda bermain Android menjadi berkurang.

Rabu, 06 Februari 2013

Cara Membuat Blog Di Blogger

Cara Membuat Blog - Memang beberapa tahun terakhir ini bahkan mulaai detik ini banyak orang yang ingin mempunya blog, atau punya blogspot. Kebanyakan banyak orang memakai blogspot dengan platform di blogger dan ada juga membuat di selain blogger seperti di wordpress.com terus juga di lokal Indonesia seperti blogdetik.com dan masih banyak lainnya. Oke maarilah kita bahas bagaimana cara terbaru dalam membuat blog.

  • Buka Blogger.com



  • kalo sudah akan kalian akan melihat halaman seperti  gambar di bawah ini :
    cara membuat blog

  • Cara Membuat Blog


  • Klik "DAFTAR" pada pojok kanan atas.



  • Kemudian kalian akan ke halaman ini :
    cara membuat blog 



  • klik gambar untuk melihat ukuran lebih besar



  • isi kolom-kolom di atas sesuai perintahnya



  • Setelah klik "Langkah Berikutnya"



  • Kemudian sobat akan ke halaman ini :
    cara membuat blog

    di situ sobat di suruh memasukkan nomor telepon untuk menyelesaian pendaftaran.




  • Klik "Kirim kode vertifikasi"



  • Akan muncul :
    cara membuat blog


    silahkan masukkan kode vertifikasi yang telah dikirim ke nomor telepon sobat.



  • Halaman di bawah ini akan muncul setelah sobat klik "Vertifikasi"
    cara membuat blog



  • Klik "Langkah Berikutnya", setelah itu akan muncul seperti ini :
    cara membuat blog



  • Klik "Kembali ke "Blogger", kemudian akan muncul lagi :

    cara membuat blog



  • Klik "Lanjutkan ke Blogger", kemudian kalian akan dihadapkan ke halaman ini :
    cara membuat blog



  • Klik "Blog baru", setelah itu akan muncul jendela seperti gambar ini bawah ini :
    cara membuat blog



  • Cara Membuat Blog di blogspot


  • isi form diatas, form tersebut biasanya berisi judul blog dan nama blog yang akan kita pilih, dan Blog sobat siap di publikasikan.



  • Dan yang terakhir selamat mencoba dan semoga berhasil! :)
  • Senin, 04 Februari 2013

    Partisi Micro SD

    Cara Partisi SD Card Dengan Mini Tool Partition

    Di bawah ini adalah tutorial cara partisi SDcard secara jelas agar Anda bisa mengikuti langkah-langkahnya dengan mudah tanpa hambatan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum memulai partisi SDcard Anda. Jangan lupa, tutorial ini dilakukan pada komputer/Netbook/laptop Anda.
    1. Unduh aplikasi untuk mempartisi memori SDcard Anda yang bisa didapatkan secara gratis dengan ukuran sekitar 15MB di sini download.cnet.com/MiniTool-Partition-Wiz…094_4-10962200.html. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi untuk mempartisi memori SDcard saja, tetapi juga bisa mempartisi harddisk Anda karena pada dasarnya aplikasi ini untuk partisi harddisk komputer.
    2. Card reader, baik itu yang multifungsi maupun yang khusus microSD.
    Langkah pertama, pastikan komputer sudah dalam keadaan siap. Instal aplikasi Partition Wizard Home Edition yang tadi diunduh. Jika Anda menggunakan laptop ataupun Netbook, untuk baterai/power plan sebaiknya dalam mode Balanced, tidak dalam mode Power Saver.
    Kedua, siapkan microSD dan masukkan ke card reader. Setelah dimasukkan, colokkan ke port USB atau port khusus SD expansion dan tunggu hingga terbaca oleh komputer. Setelah itu masuk ke aplikasi Partition Wizard Home Edition, lihat apakah SDcard Anda terbaca atau tidak di aplikasi tersebut, jika belum terbaca coba klik di pojok kiri atas General > Reload Disk Information.
    Ketiga, delete microSD Anda hingga menjadi unallocated. Keempat, pada tahap ini Anda harus teliti dan baca dengan seksama agar tidak ada kesalahan.
    1. Klik kanan microSD yang sudah di-unallocated, lalu pilih create. Untuk yang pertama, Partition label dikosongkan saja. Create as diisi dengan primary, File system diisi FAT32. Sisakan sekitar dari memori Anda untuk membuat partisi ke-2 dengan cara menggeser ataupun mengisi dengan angka di partition size. Untuk yang kedua sampai seterusnya, tahapannya sama. Jika ada warning, klik saja Yes. Create as diisi primary, File system diisi bebas (boleh ext2, ext 3, ext 4), lalu sisakan sekitar 50MB sampai 100MB untuk partisi yang terakhir. Terakhir, Create as diisi primary, File system diisi Linux swap dan ambil semua memori yang disisakan tadi.
    2. Setelah selesai dengan tahapan tadi, klik apply di pojok kiri atas. Demi kelancaran, diharapkan Anda menutup semua aplikasi yang sedang dijalankan seperti browser dan musik yang lumayan memakan RAM komputer Anda.
    3. Ikuti saja perintah selanjutnya yang menyuruh Anda untuk memformat disk secara otomatis oleh Partition Wizard Home Edition. Anda tinggal menunggu hingga prosesnya selesai.
    Selamat! Proses partisi SDcard Anda sudah berhasil dilakukan, kini SDcard Anda sudah bisa dipasang aplikasi semacam app2sd yang bisa menggunakan sd-ext sebagai penyimpanan aplikasi atau game di SDcard. Jika Anda ragu dan takut untuk mencobanya, lebih baik jangan dicoba. Just Do With Your Own Risk!